<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss" xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/"
	>

<channel>
	<title>wamikaonline</title>
	<atom:link href="http://wamikaonline.wordpress.com/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://wamikaonline.wordpress.com</link>
	<description>Just another WordPress.com weblog</description>
	<lastBuildDate>Wed, 09 Jan 2008 11:17:07 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>http://wordpress.com/</generator>
<cloud domain='wamikaonline.wordpress.com' port='80' path='/?rsscloud=notify' registerProcedure='' protocol='http-post' />
<image>
		<url>http://s2.wp.com/i/buttonw-com.png</url>
		<title>wamikaonline</title>
		<link>http://wamikaonline.wordpress.com</link>
	</image>
	<atom:link rel="search" type="application/opensearchdescription+xml" href="http://wamikaonline.wordpress.com/osd.xml" title="wamikaonline" />
	<atom:link rel='hub' href='http://wamikaonline.wordpress.com/?pushpress=hub'/>
		<item>
		<title>Pengertian Bid&#8217;ah, Macam-Macam Bid&#8217;ah Dan Hukum-Hukumnya</title>
		<link>http://wamikaonline.wordpress.com/2008/01/08/pengertian-bidah-macam-macam-bidah-dan-hukum-hukumnya/</link>
		<comments>http://wamikaonline.wordpress.com/2008/01/08/pengertian-bidah-macam-macam-bidah-dan-hukum-hukumnya/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 08 Jan 2008 21:59:09 +0000</pubDate>
		<dc:creator>wamikaonline</dc:creator>
				<category><![CDATA[Ilmu Agama]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://wamikaonline.wordpress.com/2008/01/08/pengertian-bidah-macam-macam-bidah-dan-hukum-hukumnya/</guid>
		<description><![CDATA[Oleh Syaikh Shalih bin Fauzan bin Abdullah Al-Fauzan PENGERTIAN BID&#8217;AH Bid&#8217;ah menurut bahasa, diambil dari bida&#8217; yaitu mengadakan sesuatu tanpa ada contoh. Sebelumnya Allah berfirman. Badiiu&#8217; as-samaawaati wal ardli &#8220;Artinya : Allah pencipta langit dan bumi&#8221; [Al-Baqarah : 117] Artinya adalah Allah yang mengadakannya tanpa ada contoh sebelumnya. Juga firman Allah. Qul maa kuntu bid&#8217;an [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=wamikaonline.wordpress.com&amp;blog=2458589&amp;post=9&amp;subd=wamikaonline&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p> Oleh<br />
Syaikh Shalih bin Fauzan bin Abdullah Al-Fauzan</p>
<p>PENGERTIAN BID&#8217;AH</p>
<p>Bid&#8217;ah menurut bahasa, diambil dari bida&#8217; yaitu mengadakan sesuatu tanpa ada contoh. Sebelumnya Allah berfirman.</p>
<p>Badiiu&#8217; as-samaawaati wal ardli<br />
&#8220;Artinya : Allah pencipta langit dan bumi&#8221;  [Al-Baqarah : 117]</p>
<p>Artinya adalah Allah yang mengadakannya tanpa ada contoh sebelumnya.</p>
<p>Juga firman Allah.<span id="more-9"></span></p>
<p>Qul maa kuntu bid&#8217;an min ar-rusuli<br />
&#8220;Artinya : Katakanlah : &#8216;Aku bukanlah rasul yang pertama di antara rasul-rasul&#8221;. [Al-Ahqaf : 9].</p>
<p>Maksudnya adalah : Aku bukanlah orang yang pertama kali datang dengan risalah ini dari Allah Ta&#8217;ala kepada hamba-hambanya, bahkan telah banyak sebelumku dari para rasul yang telah mendahuluiku.</p>
<p>Dan dikatakan juga : &#8220;Fulan mengada-adakan bid&#8217;ah&#8221;, maksudnya : memulai satu cara yang belum ada sebelumnya.</p>
<p>Dan perbuatan bid&#8217;ah itu ada dua bagian :</p>
<p>[1] Perbuatan bid&#8217;ah dalam adat istiadat (kebiasaan) ; seperti adanya penemuan-penemuan baru dibidang IPTEK (juga termasuk didalamnya penyingkapan-penyingkapan ilmu dengan berbagai macam-macamnya). Ini adalah mubah (diperbolehkan) ; karena asal dari semua adat istiadat (kebiasaan) adalah mubah.</p>
<p>[2] Perbuatan bid&#8217;ah di dalam Ad-Dien (Islam) hukumnya haram, karena yang ada dalam dien itu adalah tauqifi (tidak bisa dirubah-rubah) ; Rasulullah Shallallahu &#8216;alaihi wa sallam bersabda : &#8220;Artinya : Barangsiapa yang mengadakan hal yang baru (berbuat yang baru) di dalam urusan kami ini yang bukan dari urusan tersebut, maka perbuatannya di tolak (tidak diterima)&#8221;. Dan di dalam riwayat lain disebutkan : &#8220;Artinya : Barangsiapa yang berbuat suatu amalan yang bukan didasarkan urusan kami, maka perbuatannya di tolak&#8221;.</p>
<p>MACAM-MACAM BID&#8217;AH</p>
<p>Bid&#8217;ah Dalam Ad-Dien (Islam) Ada Dua Macam :</p>
<p>[1] Bid&#8217;ah qauliyah &#8216;itiqadiyah : Bid&#8217;ah perkataan yang keluar dari keyakinan, seperti ucapan-ucapan orang Jahmiyah, Mu&#8217;tazilah, dan Rafidhah serta semua firqah-firqah (kelompok-kelompok) yang sesat sekaligus keyakinan-keyakinan mereka.</p>
<p>[2] Bid&#8217;ah fil ibadah : Bid&#8217;ah dalam ibadah : seperti beribadah kepada Allah dengan apa yang tidak disyari&#8217;atkan oleh Allah : dan bid&#8217;ah dalam ibadah ini ada beberapa bagian yaitu :</p>
<p>[a]. Bid&#8217;ah yang berhubungan dengan pokok-pokok ibadah : yaitu mengadakan suatu ibadah yang tidak ada dasarnya dalam syari&#8217;at Allah Ta&#8217;ala, seperti mengerjakan shalat yang tidak disyari&#8217;atkan, shiyam yang tidak disyari&#8217;atkan, atau mengadakan hari-hari besar yang tidak disyariatkan seperti pesta ulang tahun, kelahiran dan lain sebagainya.</p>
<p>[b]. Bid&#8217;ah yang bentuknya menambah-nambah terhadap ibadah yang disyariatkan, seperti menambah rakaat kelima pada shalat Dhuhur atau shalat Ashar.</p>
<p>[c]. Bid&#8217;ah yang terdapat pada sifat pelaksanaan ibadah. Yaitu menunaikan ibadah yang sifatnya tidak disyari&#8217;atkan seperti membaca dzikir-dzikir yang disyariatkan dengan cara berjama&#8217;ah dan suara yang keras. Juga seperti membebani diri (memberatkan diri) dalam ibadah sampai keluar dari batas-batas sunnah Rasulullah Shallallahu &#8216;alaihi wa sallam</p>
<p>[d]. Bid&#8217;ah yang bentuknya menghususkan suatu ibadah yang disari&#8217;atkan, tapi tidak dikhususkan oleh syari&#8217;at yang ada. Seperti menghususkan hari dan malam nisfu Sya&#8217;ban (tanggal 15 bulan Sya&#8217;ban) untuk shiyam dan qiyamullail. Memang pada dasarnya shiyam dan qiyamullail itu di syari&#8217;atkan, akan tetapi pengkhususannya dengan pembatasan waktu memerlukan suatu dalil.</p>
<p>HUKUM BID&#8217;AH DALAM AD-DIEN</p>
<p>Segala bentuk bid&#8217;ah dalam Ad-Dien hukumnya adalah haram dan sesat, sebagaimana sabda Rasulullah Shallallahu &#8216;alaihi wa sallam</p>
<p>&#8220;Artinya : Janganlah kamu sekalian mengada-adakan urusan-urusan yang baru, karena sesungguhnya mengadakan hal yang baru adalah bid&#8217;ah, dan setiap bid&#8217;ah adalah sesat&#8221;. [Hadits Riwayat Abdu Daud, dan At-Tirmidzi ; hadits hasan shahih].</p>
<p>Dan sabda Rasulullah Shallallahu &#8216;alaihi wa sallam</p>
<p>&#8220;Artinya : Barangsiapa mengadakan hal yang baru yang bukan dari kami maka perbuatannya tertolak&#8221;.</p>
<p>Dan dalam riwayat lain disebutkan :</p>
<p>&#8220;Artinya : Barangsiapa beramal suatu amalan yang tidak didasari oleh urusan kami maka amalannya tertolak&#8221;.</p>
<p>Maka hadits tersebut menunjukkan bahwa segala yang diada-adakan dalam Ad-Dien (Islam) adalah bid&#8217;ah, dan setiap bid&#8217;ah adalah sesat dan tertolak.</p>
<p>Artinya bahwa bid&#8217;ah di dalam ibadah dan aqidah itu hukumnya haram.</p>
<p>Tetapi pengharaman tersebut tergantung pada bentuk bid&#8217;ahnya, ada diantaranya yang menyebabkan kafir (kekufuran), seperti thawaf mengelilingi kuburan untuk mendekatkan diri kepada ahli kubur, mempersembahkan sembelihan dan nadzar-nadzar kepada kuburan-kuburan itu, berdo&#8217;a kepada ahli kubur dan minta pertolongan kepada mereka, dan seterusnya. Begitu juga bid&#8217;ah seperti bid&#8217;ahnya perkataan-perkataan orang-orang yang melampui batas dari golongan Jahmiyah dan Mu&#8217;tazilah. Ada juga bid&#8217;ah yang merupakan sarana menuju kesyirikan, seperti membangun bangunan di atas kubur, shalat berdo&#8217;a disisinya. Ada juga bid&#8217;ah yang merupakan fasiq secara aqidah sebagaimana halnya bid&#8217;ah Khawarij, Qadariyah dan Murji&#8217;ah dalam perkataan-perkataan mereka dan keyakinan Al-Qur&#8217;an dan As-Sunnah. Dan ada juga bid&#8217;ah yang merupakan maksiat seperti bid&#8217;ahnya orang yang beribadah yang keluar dari batas-batas sunnah Rasulullah Shallallahu &#8216;alaihi wa sallam dan shiyam yang dengan berdiri di terik matahari, juga memotong tempat sperma dengan tujuan menghentikan syahwat jima&#8217; (bersetubuh).</p>
<p>Catatan :<br />
Orang yang membagi bid&#8217;ah menjadi bid&#8217;ah hasanah (baik) dan bid&#8217;ah syayyiah (jelek) adalah salah dan menyelesihi sabda Rasulullah Shallallahu &#8216;alaihi wa sallam : &#8220;Artinya : Sesungguhnya setiap bentuk bid&#8217;ah adalah sesat&#8221;.</p>
<p>Karena Rasulullah Shallallahu &#8216;alaihi wa sallam telah menghukumi semua bentuk bid&#8217;ah itu adalah sesat ; dan orang ini (yang membagi bid&#8217;ah) mengatakan tidak setiap bid&#8217;ah itu sesat, tapi ada bid&#8217;ah yang baik !</p>
<p>Al-Hafidz Ibnu Rajab mengatakan dalam kitabnya &#8220;Syarh Arba&#8217;in&#8221; mengenai sabda Rasulullah Shallallahu &#8216;alaihi wa sallam : &#8220;Setiap bid&#8217;ah adalah sesat&#8221;, merupakan (perkataan yang mencakup keseluruhan) tidak ada sesuatupun yang keluar dari kalimat tersebut dan itu merupakan dasar dari dasar Ad-Dien, yang senada dengan sabdanya : &#8220;Artinya : Barangsiapa mengadakan hal baru yang bukan dari urusan kami, maka perbuatannya ditolak&#8221;. Jadi setiap orang yang mengada-ada sesuatu kemudian menisbahkannya kepada Ad-Dien, padahal tidak ada dasarnya dalam Ad-Dien sebagai rujukannya, maka orang itu sesat, dan Islam berlepas diri darinya ; baik pada masalah-masalah aqidah, perbuatan atau perkataan-perkataan, baik lahir maupun batin.</p>
<p>Dan mereka itu tidak mempunyai dalil atas apa yang mereka katakan bahwa bid&#8217;ah itu ada yang baik, kecuali perkataan sahabat Umar Radhiyallahu &#8216;anhu pada shalat Tarawih : &#8220;Sebaik-baik bid&#8217;ah adalah ini&#8221;, juga mereka berkata : &#8220;Sesungguhnya telah ada hal-hal baru (pada Islam ini)&#8221;, yang tidak diingkari oleh ulama salaf, seperti mengumpulkan Al-Qur&#8217;an menjadi satu kitab, juga penulisan hadits dan penyusunannya&#8221;.</p>
<p>Adapun jawaban terhadap mereka adalah : bahwa sesungguhnya masalah-masalah ini ada rujukannya dalam syari&#8217;at, jadi bukan diada-adakan. Dan ucapan Umar Radhiyallahu &#8216;anhu : &#8220;Sebaik-baik bid&#8217;ah adalah ini&#8221;, maksudnya adalah bid&#8217;ah menurut bahasa dan bukan bid&#8217;ah menurut syariat. Apa saja yang ada dalilnya dalam syariat sebagai rujukannya jika dikatakan &#8220;itu bid&#8217;ah&#8221; maksudnya adalah bid&#8217;ah menurut arti bahasa bukan menurut syari&#8217;at, karena bid&#8217;ah menurut syariat itu tidak ada dasarnya dalam syariat sebagai rujukannya.</p>
<p>Dan pengumpulan Al-Qur&#8217;an dalam satu kitab, ada rujukannya dalam syariat karena Nabi Shallallahu &#8216;alaihi wa sallam telah memerintahkan penulisan Al-Qur&#8217;an, tapi penulisannya masih terpisah-pisah, maka dikumpulkan oleh para sahabat Radhiyallahu anhum pada satu mushaf (menjadi satu mushaf) untuk menjaga keutuhannya.</p>
<p>Juga shalat Tarawih, Rasulullah Shallallahu &#8216;alaihi wa sallam pernah shalat secara berjama&#8217;ah bersama para sahabat beberapa malam, lalu pada akhirnya tidak bersama mereka (sahabat) khawatir kalau dijadikan sebagai satu kewajiban dan para sahabat terus sahalat Tarawih secara berkelompok-kelompok di masa Rasulullah Shallallahu &#8216;alaihi wa sallam masih hidup juga setelah wafat beliau sampai sahabat Umar Radhiyallahu &#8216;anhu menjadikan mereka satu jama&#8217;ah di belakang satu imam. Sebagaimana mereka dahulu di belakang (shalat) seorang dan hal ini bukan merupakan bid&#8217;ah dalam Ad-Dien.</p>
<p>Begitu juga halnya penulisan hadits itu ada rujukannya dalam syariat. Rasulullah Shallallahu &#8216;alaihi wa sallam telah memerintahkan untuk menulis sebagian hadits-hadist kepada sebagian sahabat karena ada permintaan kepada beliau dan yang dikhawatirkan pada penulisan hadits masa Rasulullah Shallallahu &#8216;alaihi wa sallam secara umum adalah ditakutkan tercampur dengan penulisan Al-Qur&#8217;an. Ketika Rasulullah Shallallahu &#8216;alaihi wa sallam telah wafat, hilanglah kekhawatiran tersebut ; sebab Al-Qur&#8217;an sudah sempurna dan telah disesuaikan sebelum wafat Rasulullah Shallallahu &#8216;alaihi wa sallam. Maka setelah itu kaum muslimin mengumpulkan hadits-hadits Rasulullah Shallallahu &#8216;alaihi wa sallam, sebagai usaha untuk menjaga agar supaya tidak hilang ; semoga Allah Ta&#8217;ala memberi balasan yang baik kepada mereka semua, karena mereka telah menjaga kitab Allah dan Sunnah Nabi mereka Shallallahu &#8216;alaihi wa sallam agar tidak kehilangan dan tidak rancu akibat ulah perbuatan orang-orang yang selalu tidak bertanggung jawab.</p>
<p>[Disalin dari buku Al-Wala &amp; Al-Bara Tentang Siapa Yang harus Dicintai &amp; Harus Dimusuhi oleh Orang Islam, oleh Syaikh Shalih bin Fauzan bin Abdullah Al-Fauzan, terbitan At-Tibyan Solo, hal 47-55, penerjemah Endang Saefuddin.]</p>
<p>Sumber Artikel <a href="http://www.almanhaj.or.id/content/439/slash/0">www.almanhaj.or.id</a></p>
<br /><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/categories/wamikaonline.wordpress.com/9/" /> <img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/tags/wamikaonline.wordpress.com/9/" /> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/wamikaonline.wordpress.com/9/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/wamikaonline.wordpress.com/9/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/wamikaonline.wordpress.com/9/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/wamikaonline.wordpress.com/9/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/wamikaonline.wordpress.com/9/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/wamikaonline.wordpress.com/9/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/wamikaonline.wordpress.com/9/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/wamikaonline.wordpress.com/9/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/wamikaonline.wordpress.com/9/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/wamikaonline.wordpress.com/9/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/wamikaonline.wordpress.com/9/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/wamikaonline.wordpress.com/9/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/wamikaonline.wordpress.com/9/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/wamikaonline.wordpress.com/9/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=wamikaonline.wordpress.com&amp;blog=2458589&amp;post=9&amp;subd=wamikaonline&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://wamikaonline.wordpress.com/2008/01/08/pengertian-bidah-macam-macam-bidah-dan-hukum-hukumnya/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/577e85787f0afb6b8214cda6158cbd21?s=96&#38;d=identicon" medium="image">
			<media:title type="html">wamikaonline</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Jogja-Pemalang PP</title>
		<link>http://wamikaonline.wordpress.com/2008/01/08/jogja-pemalang-pp/</link>
		<comments>http://wamikaonline.wordpress.com/2008/01/08/jogja-pemalang-pp/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 08 Jan 2008 13:37:58 +0000</pubDate>
		<dc:creator>wamikaonline</dc:creator>
				<category><![CDATA[crita]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://wamikaonline.wordpress.com/2008/01/08/jogja-pemalang-pp/</guid>
		<description><![CDATA[Kisah ini bermula pada sekitar pukul tujuh pagi tanggal 07 Januari 2008. HP berdering dan terdengarlah suara mas Budi (temen-temen seangkatannya memanggilnya Poltak) yang mengajakku untuk ikut menghadiri undangan dari mas Sugeng ( saudara kita yang baru saja menikah) di Pemalang, Jawa Tengah. &#160; Budi : “Ko, kamu dimana?” Eko : “Dirumah mas. Ada apa?” [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=wamikaonline.wordpress.com&amp;blog=2458589&amp;post=7&amp;subd=wamikaonline&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;">Kisah ini bermula pada sekitar pukul tujuh pagi tanggal 07 Januari 2008. HP berdering dan terdengarlah suara mas Budi (temen-temen seangkatannya memanggilnya Poltak) yang mengajakku untuk ikut menghadiri undangan dari mas Sugeng ( saudara kita yang baru saja menikah) di Pemalang, Jawa Tengah.</p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;">&nbsp;</p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;">Budi<span>     </span>: “Ko, kamu dimana?”</p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;">Eko<span>      </span>: “Dirumah mas. Ada apa?”</p>
<p class="MsoNormal" style="margin-left:45pt;text-align:justify;text-indent:-45pt;">Budi<span>     </span>: “Bisa ikut ke tempat mas Sugeng nggak?, soalnya mobilnya nambah satu dan masih ada kursi kosong”</p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;">Eko<span>      </span>: “Eko kira nggak jadi perginya”</p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;">Budi<span>     </span>: “Kosmu deket kan?, kira-kira ditunggu 20 menit gimana?”</p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;">Eko<span>      </span>: “Rumah Eko di Jl Wonosari. Belum mandi ni mas, baru mau mandi.”</p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;">Budi <span>    </span>: “Ya udah, tak tunggu ya”</p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;">&nbsp;</p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;">Belum mandi, belum makan dan jarak rumah ke kosan tempat berkumpul sekitar 5 km hanya diberi waktu 20 menit. Buat jalan ja dari rumah sekitar 10 menitan. Ya udah akupun cepet-cepet mandi dan mempersiapkan apa yang akan dibawa.<span id="more-7"></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;">&nbsp;</p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;">Sekitar pukul 07.20 akupun sampai di kos mas Ali (tempat berkumpul). Disana sudah ada Bang Iwan, Mas Bonafit, Mas Budi (Poltak), Mas Budi (Wonosari), Dodi Abdurrahman, Mas Ali dan temen-temen kosnya beserta keluarga Ibu kos. Sekitar jam delapan setelah mas Reno datang, kami berangkat. Namun kedua mobil berpisah. Mobil satu (Mas Budi, Mas Ali, Mas Budi Wonosari, Dodi, dan keluarga ibu kos) terlebih dahulu menjemput orang tua ibu kos. Dan mobil dua (Bang Iwan, Mas Bonafit, Eko, dan kedua temen kos mas Ali) terlebih dahulu menjemput mas Noor Asyhadi di perempatan Tugu. Kami sepakat bertemu di sekitaran terminal Jombor.</p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;">&nbsp;</p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;">Sekitar jam 08.40 kami sampai ditempat yang telah disepakati. Saat bang Iwan telpon ke mobil satu ternyata mereka malah berada di terminal Giwangan. Ntah ada keperluan apa. Informasi yang kudengar kalau bapak kos beli tiket. “kenapa juga beli tiketnya sekarang” pikirku. Karena beberapa temen di mobil dua belum sarapan, kamipun makan diwarung dekat kami menunggu.</p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;">&nbsp;</p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;">Sekitar pukul 09.30 setelah cukup lama dan cukup membosankan menunggu mobil satu, akhirnya kami melanjutkan perjalanan menuju Pemalang. Lepas dari Magelang kami melalui jalan arternatif melalui pegunungan. Udara dingin dan jalan yang cukup sempit yang bergelombang menyapa kami. Bahkan kami menjumpai sebuah truck yang mogok dan dimarka sebaliknya sebuah truck bermuatan pasir terperosok. Cukup menegangkan. Saat waktu dhuhur, kami sempatkan berhenti di masjid untuk sholat dan beristirahat sejenak.</p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;">&nbsp;</p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;">Cukup lega rasanya setelah sampai jalur utama. Namun sepanjang perjalanan baik saat menembus pegunungan maupun jalan utama, tidak begitu terasa membosankan karena kami (dimobil dua) mengobati kebosanan dalam perjalanan jarak jauh dengan ngobrol dan becanda. Ya ntah sekedar ngobro soal film lucu semisal naga bonar, mengomentari apa yang ditemukan diperjalanan, bahkan “ngrasani” temen-temen di mobil satu yang terlihat “adem ayem” tanpa terlihat adanya “banyolan”. Bahkan mas Budi Poltak “momong” anak ibu kos didalam mobil. Yang cukup lucu juga, temen-temen di mobil dua sepertinya terobsesi dengan durian yang terlihat dipinggiran jalan sampai sampai iklan rokok yang terpampang dipinggir jalan, oleh bang Iwan dikira gambar durian.</p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;">&nbsp;</p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;">Sekitar pukul 15 lebih, kami sampai di Majid Agung Pemalang bertepatan dengan tibanya waktu sholat ashar. Disana kami sholat, istirahat sejenak dan berganti pakaian. Lama kami menunggu mas Bonafit yang terjebak didalam masjid karena hujan. Kamipun melanjutan perjalanan menuju tempat acara (dirumah mertua mas Sugeng).</p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;">&nbsp;</p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;">Tidak begitu lama kami sampai ditempat tujuan. Seneng rasanya bisa menghadiri undangan salah satu saudara kita. Kami disambut mas Sugeng dengan hangat. Yah.. seperti biasa, kita makan-makan, ngobrol dengan mas Sugeng, dan sebagainya. Gambaran tempatnya seperti disebuah komplek perumahan, dan “tenda biru” (bukan sekedar perumpamaan namun juga memang benar-benar berwarna biru) berada dijalan didepan rumah. Didalam tenda, terlihat seperti halnya tempat acara resepsi pernikahan yang belum lama selesai. Maklumlah kami sampai tempat tujuan terlambat cukup lama. Ingin kami berlama-lama ditempat ini bersama sama merasakan kegembiraan atas terlaksananya penikahan saudara kita dan juga menikmati hidangan yang disuguhkan setelah cukup lama berada dijalan. Rencana awal, kami akan meninggalkan tempat acara sekitar pukul tujuh petang setelah mengikuti rangkaian acara berikutnya yang dimulai pada pukul enam dan kemudian singgah sebentar di rumah orang tua mas Sugeng yang tempatnya tidak jauh dari tempat acara berlangsung. Namun seketika kekecewaan menyelimuti mas Sugeng dan temen-temen saat orang tua ibu kos bersikeras mengajak segera pulang. Bahkan keluarga ibu kos dan orang tua ibu kos enggan diajak berfoto. Raut muka mas Sugeng tiba-tiba berubah. Meskipun akhirnya bersedia, namun juru foto sendiri belum siap, karena rencana acara dimulai pukul enam. Aroma kegembiraan berubah dengan aroma kekecewaan. Meskipun sebagian diantara kami berusaha untuk mengembalikan situasi awal, namun tetap saja kekecewaan masih tergambar pada diri mas Sugeng. Apa boleh baut. Eh salah, apa boleh buat (garing ya?), kamipun melanjutkan perjalanan kami ke rumah orang tua mas Sugeng. Disana kami sempatkan sholat maghrib dan isya dengan dijamak.</p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;">&nbsp;</p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;">Setelah cukup lama (dan kami anggap terlalu lama karena khawatir orang tua mas Sugeng akan ada acara selanjutnya) kamipun memulai perjalanan pulang ke Jogja. Rute yang kami ambil berbeda dengan saat berangkat. Kami melalui Banjarnegara. Diperjalanan melalui rute ini lebih seru, menegangkan, dan juga melelahkan. Kami menembus gelapnya hutan, sempitnya jalan, tanjakan yang curam, tikungan tajam, jalan yang licin, kabut tebal dengan jarak pandang sekitar 10 meter dan ditambah salah satu mobil kami kurang beres. Lengkaplah sudah. Kami rombongan mobil dua saat meninggalkan tempat acara, berpindah berganti mobil dengan rombongan mobil satu karena ibu kos minta pindah dengan alasan AC. Dan mobil yang saat kami tumpangilah yang kurang beres. Bang Iwan beserta rombongan dalam satu mobil termasuk saya, sempat turun karena mobil tidak kuat menaiki tanjakan dengan kemiringan lebih dari 45 derajat. Mobil sempat mundur beberapa meter. Bahkan terpakasa dimundurkan hingga 30 meteran untuk mengambil “ancang-ancang”. Kamipun berenam jalan kaki menaiki tanjakan menyusul mobil dengan ditemani udara dingin dan malam gelap gulita hanya diterangi taburan bintang dan lampu HP. Bahkan sebagian diantara kami berjalan tanpa beralas kaki. Bisakah ini disebut tadabur alam wamika terjauh?? Namun yang kami herankan, kok bisa-bisanya mas Bonafit sempat smsan.</p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;">&nbsp;</p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;">Perjalanan menegangkan belum berakhir. Tanjakan beserta teman-temannya masih terus menyapa kami tak henti-hentinya. Lebih menegangkan lagi, kami sempat tersesat. Cukup jauh kami tersesat. Kurang lebih 18 Km. Dengan kondisi jalan seperti tadi, serasa perut dikocok-kocok. Mungkin kalau saja kami tidak segera kembali kejalan yang benar, beberapa diantara kami sudah muntah. Namun demikian, diantara kami ada yang tidur.</p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;">&nbsp;</p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;">Lega rasanya bisa sampai di kota Banjarnegara. Kami sempatkan untuk beristirahat sejenak dipingiran jalan Tentara Pelajar untuk mendinginkan mesin dan pikiran. Panasnya mesin dan pikiran tak mampu didinginkan oleh udara malam. Begitu juga dinginnya malam yang menyelimuti kami tak mampu dihangatkannya. Segelas kopi dari warung kaki lima dan celotehan jenaka ungkapan kekecewaan cukup dapat mencairkan situasi.</p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;">&nbsp;</p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;">Perjalananpun kami lanjutkan. Dengan cukup nyamannya kondisi jalan, beberapa dari kami bisa tertidur termasuk saya. Pukul 3.30 pagi kami akhirnya merapat ditempat kami mengawali perjalanan kami.</p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;">&nbsp;</p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;">Inilah cerita singkatku dalam mengikuti perjalanan Jogja-Pemalang PP</p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;">&nbsp;</p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;">04.00.0200</p>
<br /><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/categories/wamikaonline.wordpress.com/7/" /> <img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/tags/wamikaonline.wordpress.com/7/" /> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/wamikaonline.wordpress.com/7/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/wamikaonline.wordpress.com/7/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/wamikaonline.wordpress.com/7/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/wamikaonline.wordpress.com/7/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/wamikaonline.wordpress.com/7/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/wamikaonline.wordpress.com/7/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/wamikaonline.wordpress.com/7/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/wamikaonline.wordpress.com/7/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/wamikaonline.wordpress.com/7/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/wamikaonline.wordpress.com/7/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/wamikaonline.wordpress.com/7/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/wamikaonline.wordpress.com/7/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/wamikaonline.wordpress.com/7/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/wamikaonline.wordpress.com/7/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=wamikaonline.wordpress.com&amp;blog=2458589&amp;post=7&amp;subd=wamikaonline&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://wamikaonline.wordpress.com/2008/01/08/jogja-pemalang-pp/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>2</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/577e85787f0afb6b8214cda6158cbd21?s=96&#38;d=identicon" medium="image">
			<media:title type="html">wamikaonline</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Bersih-bersih masjid</title>
		<link>http://wamikaonline.wordpress.com/2008/01/06/bersih-bersih-masjid/</link>
		<comments>http://wamikaonline.wordpress.com/2008/01/06/bersih-bersih-masjid/#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 06 Jan 2008 16:10:39 +0000</pubDate>
		<dc:creator>wamikaonline</dc:creator>
				<category><![CDATA[kegiatan]]></category>
		<category><![CDATA[masjid]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://wamikaonline.wordpress.com/2008/01/06/bersih-bersih-masjid/</guid>
		<description><![CDATA[bismillah Alhamdulillah hari ini tanggal 06 Januari 2008 atas inisaitif temen2, kami bisa mengadakan kegiatan bersih2 masjid. kegiatan bisa dikatakan dimulai pada pukul 09 wib meskipun sebelum jam tersebut sudah ada beberapa temen yang mulai membersihkan. ada sekitar 13 anggota (kayaknya lebih) yang dapat hadir dalam acaca BBM (Bersih Bersih Masjid). sarang laba-laba dibersihkan, ranting [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=wamikaonline.wordpress.com&amp;blog=2458589&amp;post=4&amp;subd=wamikaonline&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>bismillah</p>
<p>Alhamdulillah hari ini tanggal 06 Januari 2008 atas inisaitif temen2, kami bisa mengadakan kegiatan bersih2 masjid. kegiatan bisa dikatakan dimulai pada pukul 09 wib meskipun sebelum jam tersebut sudah ada beberapa temen yang mulai membersihkan. </p>
<p>ada sekitar 13 anggota (kayaknya lebih) yang dapat hadir dalam acaca BBM (Bersih Bersih Masjid). sarang laba-laba dibersihkan, ranting pohon kersen (jawa: talok) dipotong, lantai dipel, dsb. alhamdulillah masjid dapat lebih bersih dari sebelumnya. sekarang paling tidak dalam menjaga kebersihannya lebih ringan. dan semoga temen2 yang ada didaftar jadwal piket dapat menjalankannya dengan penuh tanggungjawab. </p>
<p>kegiatan BBM berakhir seiring datangnya sholat dhuhur. namun setelah sholat dhuhur beberapa yang masih tersisa dilanjutkan. dan kegiatanpun diakhiri dengan makan siang yang alhamdulillah ada yang jadi donatur. <img src='http://s0.wp.com/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':)' class='wp-smiley' />  jzkllh</p>
<p>semoga seluruh anggota aktif bisa tetep semangat termasuk penulis.</p>
<p>Yogyakarta, 06 Januari 2008 23:05<br />
04.00.0200</p>
<br /><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/categories/wamikaonline.wordpress.com/4/" /> <img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/tags/wamikaonline.wordpress.com/4/" /> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/wamikaonline.wordpress.com/4/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/wamikaonline.wordpress.com/4/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/wamikaonline.wordpress.com/4/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/wamikaonline.wordpress.com/4/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/wamikaonline.wordpress.com/4/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/wamikaonline.wordpress.com/4/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/wamikaonline.wordpress.com/4/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/wamikaonline.wordpress.com/4/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/wamikaonline.wordpress.com/4/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/wamikaonline.wordpress.com/4/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/wamikaonline.wordpress.com/4/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/wamikaonline.wordpress.com/4/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/wamikaonline.wordpress.com/4/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/wamikaonline.wordpress.com/4/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=wamikaonline.wordpress.com&amp;blog=2458589&amp;post=4&amp;subd=wamikaonline&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://wamikaonline.wordpress.com/2008/01/06/bersih-bersih-masjid/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>3</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/577e85787f0afb6b8214cda6158cbd21?s=96&#38;d=identicon" medium="image">
			<media:title type="html">wamikaonline</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Wake Up</title>
		<link>http://wamikaonline.wordpress.com/2008/01/06/wake-up/</link>
		<comments>http://wamikaonline.wordpress.com/2008/01/06/wake-up/#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 06 Jan 2008 15:17:30 +0000</pubDate>
		<dc:creator>wamikaonline</dc:creator>
				<category><![CDATA[Uncategorized]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://wamikaonline.wordpress.com/2008/01/06/wake-up/</guid>
		<description><![CDATA[Assalamu&#8217;alaykum warahmatullahiwabarakatuh. Alhamdulillah pada malam ini tanggal 06 Januari 2008 blog wamika yang kami beri nama wamikaonline.wordpress.com dapat kami buat. blog ini sebagai pengganti sementara dari website resmi wamika yaitu wamikaonline.or.id yang hingga saat ini belum bisa &#8220;wake up&#8221; dari tidur panjangnya. InsyaAllah melalui blog ini akan kami sampaikan perkembangan, berita, dan semacmnya yang berkaitan [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=wamikaonline.wordpress.com&amp;blog=2458589&amp;post=3&amp;subd=wamikaonline&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Assalamu&#8217;alaykum warahmatullahiwabarakatuh.</p>
<p>Alhamdulillah pada malam ini tanggal 06 Januari 2008 blog wamika yang kami beri nama wamikaonline.wordpress.com dapat kami buat. blog ini sebagai pengganti sementara dari website resmi wamika yaitu wamikaonline.or.id yang hingga saat ini belum bisa &#8220;wake up&#8221; dari tidur panjangnya. </p>
<p>InsyaAllah melalui blog ini akan kami sampaikan perkembangan, berita, dan semacmnya yang berkaitan dengan Wamika maupun masjid. pengelola saat ini (04.00.0200) belum terbiasa dengan wordpress, sehingga buat temen2 yang sudah terbiasa diharapkan bantuannya untuk berbagi ilmu mengenai wordpress. </p>
<p>yang kami harapkan untuk saat ini adalah kategori apa saja yang sebaiknya dimasukkan kedalam blog. </p>
<p>untuk sementara sekian terlebih dahulu pemberitahuan mengenai bloh wamikaonline.wordpress.com</p>
<p>Assalamu&#8217;alaykum warahmatullahiwabarakatuh</p>
<p>04.00.0200</p>
<br /><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/categories/wamikaonline.wordpress.com/3/" /> <img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/tags/wamikaonline.wordpress.com/3/" /> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/wamikaonline.wordpress.com/3/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/wamikaonline.wordpress.com/3/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/wamikaonline.wordpress.com/3/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/wamikaonline.wordpress.com/3/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/wamikaonline.wordpress.com/3/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/wamikaonline.wordpress.com/3/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/wamikaonline.wordpress.com/3/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/wamikaonline.wordpress.com/3/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/wamikaonline.wordpress.com/3/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/wamikaonline.wordpress.com/3/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/wamikaonline.wordpress.com/3/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/wamikaonline.wordpress.com/3/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/wamikaonline.wordpress.com/3/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/wamikaonline.wordpress.com/3/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=wamikaonline.wordpress.com&amp;blog=2458589&amp;post=3&amp;subd=wamikaonline&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://wamikaonline.wordpress.com/2008/01/06/wake-up/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>2</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/577e85787f0afb6b8214cda6158cbd21?s=96&#38;d=identicon" medium="image">
			<media:title type="html">wamikaonline</media:title>
		</media:content>
	</item>
	</channel>
</rss>
